Minggu , Desember 4 2016
Breaking News
You are here: Home / Aktivitas Cabang-Ranting / Amien Rais Izinkan PAN Tolak Kenaikan BBM

Amien Rais Izinkan PAN Tolak Kenaikan BBM

 

 

Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, menyatakan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) adalah kebijakan yang melanggar konstitusi. Oleh karena itu ia meminta PAN bersikap tegas dan tidak perlu mengikuti sikap mitra koalisi lain yang mayoritas mendukung kebijakan tersebut.

Tak Perlu Naik?

Amien mengatakan, ia mendukung analisis ekonom Kwik Kian Gie dan Fuad Bawazier yang mencermati kejanggalan ongkos produksi terjual (lifting) minyak di Indonesia. Lifting minyak dari perut bumi Indonesia hanya sebesar Rp500-600, sehingga ketika dijual dengan harga Rp4.500 per liter, maka keuntungan yang didapat seharusnya sudah 900 persen.

Namun dalam kenyataannya, kata Amien, pemerintah dalam menaikkan harga BBM berpatokan pada harga minyak internasional dan negara lain yang justru tidak punya minyak. “Ini aneh bin ajaib. Menurut saya yang betul adalah ekonom kita yang menganggap menaikkan harga BBM setinggi itu tidak perlu sama sekali,” tegas tokoh reformasi itu.

Mantan Ketua MPR itu juga mengingatkan, Indonesia adalah produsen minyak. Maka menurutnya, andaikata kebutuhan BBM domestik tidak mencukupi sehingga perlu mengimpor, tidak perlu semuanya diimpor. “Yang diimpor separuh saja, sedangkan separuh lagi dari dalam negeri. Kalau bisa begini, menaikkan harga BBM jadi tak masuk akal,” kata Amien. (umi) – VIVAnews 

About Klik Muhammadiyah

Situsweb Resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya @ Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Sutorejo 73-77 Surabaya

One comment

  1. Saya setuju, seharusnya pemerintah lebih memperhatikan rakyatnya. BBM tidak naik saja, rakyat sudah miskin dan susah. bagaimana jadinya, kalau BBM sampai naik – pasti yang miskin akan bertambah dan yang kemarin sudah cukup layak hidupnya akan menjadi miskin.

    Dan bila itu yang terjadi, maka kemiskinan itu pasti akan menjadi komoditas politik yang luar biasa di tahun 2014 nanti. Itulah jadinya, kalau pemerintah sudah dikendalikan oleh kapitalisme, yang dipikir hanya untuk bukan bagaimana mensejahterakan rahyatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top