Minggu , Desember 4 2016
Breaking News
You are here: Home / Update / INNONCENCE OF MUSLIM PENGHINAAN TERHADAP ISLAM

INNONCENCE OF MUSLIM PENGHINAAN TERHADAP ISLAM

Peradaban manusia yang luhur dan mulia kembali dilecehkan akibat adanya penghinaan terhadap agama Islam, sehingga seluruh dunia muslim dan masyarakat dunia yang memiliki nilai-nilai kemuliaan sangat mengutuk atas beredarnya film Innocence of Muslim, yang sangat jelas menghina agama Islam dan kemuliaan serta keteladanan Rasulullah Muhammad  SAW, lebih-lebih sudah dijelaskan firman Allah SWT dalam al Qur’an surat Al Ahzab (33) : 21
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.”
Dalam beberapa Riwayat hadist dari Anas ra dinyatakan : “Dan beliau saw itu adalah manusia yang terindah wajahnya, dan terindah akhlaknya” (Shahih Bukhari hadits no.3356).  Kesantunan dan kemuliaan akhlaqnya membuat para lawan yang selama ini membencinya telah berubah menjadi sahabat setianya. Masih dari Anas ra, bahwa : “Dan beliau saw itu adalah manusia yang termulia dan manusia yang paling dermawan, dan manusia yang paling berani” saw (Shahih Bukhari hadits no.5686). Perilaku yang begitu menawan, dimana kedermawanan Rasulullah SAW begitu luar biasa sebagai bentuk kepedulian, dan sangat jauh dari kesombongan, dan masih banyak keteladanan Rasulullah SAW yang patut kita contoh dalam kehidupan ini. Bahkan para ilmuwan Barat begitu meyakinkan akan keluhuran Rasulullah Muhammad SAW, diantaranya adalah,  Michael H. Hart seorang penulis buku “Seratus Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia” beliau menyatakan dengan penuh ketulusan : “Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.” Apakah masih belum cukup bagi mereka yang selalu membuat penghinaan kepada Rasulullah yang mulia itu, justru yang menghina itulah yang rendah dan hina.
Akibat beredarnya film murahan tersebut, mengakibatkan timbulnya kemarahan umat Islam, serta mengutuk keras akan adegan yang memalukan itu. Dampaknya  Duta besar AS untuk Libya Chris Stevens dan tiga stafnya tewas karena serangan senjata dan granat, sehingga suasana politik dan keamanan di Timur Tengah memanas, diakibatkan oleh sikap arogansi dari penulis dan sutradara Sam Bacile (56 tahun), yang masih saja menantang dengan mengatakan bahwa Islam adalah kanker. Pernyataan ini sungguh provokatif sekali, dan hal itu semakin membuktikan betapa bodoh dan piciknya mereka dalam memandang kemuliaan ajaran agama Islam. Film karya Sam Bacile seorang Yahudi Israel ini,  telah menggambarkan Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang tidak bermoral, sosok hidung belang, dungu, beragamanya kacau serta hidupnya selalu menebar masalah dilingkungannya. Maka pantaslah kita menghujatnya. Ternyata film ini telah menghabiskan dana 5 juta dolar (Sekitar Rp 50.000.000.000,oo), yang merupakan partisipasi dari 100 donatur Yahudi, guna menunjukkan kehinaan Islam dan meyakinkan keunggulan Yahudi atas bangsa lain. Akibat hujatan yang bertubi-tubi itu membuat salah seorang aktris pendukung film itu,   Cindy Lee Garcia yang ikut berperan dalam film tersebut telah sadar dan mengaku merasa tertipu, semoga dalam beberapa hari ke depan ada yang sadar dan mau mengakui kesalahan untuk tidak melakukan kesalahan berikutnya.
Belum selesai permasalahan film Innocence of Muslim, di Prancis telah terbit kartun penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW, oleh majalah mingguan  Charlie Hebdo. Sehingga Syekh Al Azhar, Ahmed al Tayyeb menyatakan, : Sebuah kebebasan seharusnya dihentikan bila berakibat buruk bagi kebebasan orang lain”. Bahkan ulama Saudi, Syekh Nabil Rahim, mengatakan, “ Kemunculan kartun ini bisa menyebabkan lebih banyak kekerasan”. Maka saatnya dunia Barat harus merubah persepsinya yang negative tentang Islam, dan lebih obyektif dalam menilai ajaran agama Islam. Kita terus mendukung berbagai upaya untuk menghentikan penghinaan terhadap agama Islam, agar peradaban dunia semakin tercerahkan dengan kemuliaan, bukan sentimen yang dangkal sehingga memicu kemarahan. Semakin dihina justru sang penghina semakin hina, sedang Islam tetap jaya dan mulia.

Oleh : Drs. Andi Hariyadi, M.Pd.I

About Klik Muhammadiyah

Situsweb Resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya @ Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Sutorejo 73-77 Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top