Minggu , Desember 4 2016
Breaking News
You are here: Home / Aktivitas Majelis / Kajian Hadits: Tentang Shalat Lail

Kajian Hadits: Tentang Shalat Lail

صحيح مسلم ١٢٨٤: و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَيْسِ بْنِ مَخْرَمَةَ أَخْبَرَهُ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ أَنَّهُ قَالَ لَأَرْمُقَنَّ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّيْلَةَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُمَا دُونَ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُمَا دُونَ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُمَا دُونَ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُمَا دُونَ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا ثُمَّ أَوْتَرَ فَذَلِكَ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً

Artinya : Dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id dari Malik bin Anas dari Abdullah bin Abu Bakr dari bapaknya bahwa Abdullah bin Qais bin Makhramah telah mengabarkan kepadanya dari Zaid bin Khalid Al Juhani bahwa ia berkata; ” Saya benar-benar akan memperhatikan shalat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada malam ini. (Maka saya melihat) beliau shalat dua raka’at ringan. Kemudian beliau shalat dua raka’at yang sangat panjang. Kemudian beliau shalat dua raka’at lagi selain dua raka’at sebelumnya. Kemudian beliau shalat dua raka’at lagi selain dua raka’at sebelumnya. Kemudian beliau shalat lagi selain dua raka’at sebelumnya. Kemudian beliau shalat dua raka’at lagi selain dua raka’at sebelumnya. Dan sesudah itu beliau shalat witir, hingga bilangan semua raka’atnya adalah tiga belas raka’at.”

Hadits tersebut terdapat dalam Kitab Shahih Muslim, Hadits No. 1284, juga terdapat dalam Kitab Sunan Abu Dawud Hadits No. 1159, Sunan Ibnu Majah No. 1352, Musnad Ahmad No. 20691 dan Al Muwatha’ Imam Malik No. 246.

quran night (Mobile)

Dari kajian tentang hadits yang berbicara tentang shalat lail dan tata caranya, maka hadits dari sahabat Zaid bin Khalid Al Juhani r.a. dipandang sangat Roji (Kuat) untuk dapat diamalkan dalam kehidupan sehari – hari, disamping itu juga terdapat hadits yang selaras dengan matan hadits tersebut, yaitu hadits yang diriwayat oleh sahabat Ibnu Abbas r.a. yang terdapat dalam Kitab Shahih Muslim [1275], Shahih Bukhari [177], Sunan An Nasa’i [1603], Sunan Abu Dawud [1160], sunan Ibnu Majah [1353], Musnad Ahmad [2056] dan Al Muwatha’ Imam Malik [245].

Maka dalam melaksanakan Shalat Lail yang disebut juga dengan shalat Tahajud atau Shalat Tarawih (Qiyamu Ramadhan) adalah sebanyak 13 Raka’at, dengan rincian sebagai berikut :

  • 2 Rakaat Ringan (Iftitah)
  • 2 Raka’at yang Sangat Panjang sekali
  • 2 Rakaat yang kurang panjang dari shalat sebelumnya
  • 2 Rakaat yang kurang lagi dari shalat sebelumnya
  • 2 Rakaat yang kurang lagi dari shalat sebelumnya
  • 2 Rakaat yang kurang lagi dari shalat sebelumnya
  • 1 Rakaat Witir. Sehingga totalnya 13 Rakaat

Demikianlah Tata Cara Shalat Lail yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dengan rincian yang sangat jelas, sehingga bisa dijadikan dasar dalam amaliyah sehari-hari, baik di bulan suci Ramadlan maupun diluar Ramadhan, dan Ibnu Umar r.a. shalat Lail Berjama’ah dengan Nabi SAW.

Wa Billahit Taufiq.

Majelis Tarjih & Tajdid PDM Surabaya ( 081-3311-00997) atau (0821-4384-2081)

About Klik Muhammadiyah

Situsweb Resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya @ Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Sutorejo 73-77 Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top