Minggu , Desember 17 2017
Breaking News
You are here: Home / Pengetahuan Islam / KUMPULAN HADITS DHA’IF : “Bekam dan Ihtilam Batalkan Puasa”

KUMPULAN HADITS DHA’IF : “Bekam dan Ihtilam Batalkan Puasa”

عن أبي سعيد الخدري : قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم ثلاث لا يفطرن الصائم الحجامة والقيء والاحتلام

 Artinya : Dari Abi Sa’id Al Khudri r.a. berkata : Telah bersabda Rasulullah s.a.w. : “Tiga hal yang membatalkan Puasa seseorang ; Berbekam, Muntah (dengan sengaja) dan bermimpi hingga mengeluarkan sperma (mani).” (HR. At Tirmidzi – Kitab Ash Shaum, Bab : Ma Ja’a Fish Shaimi Yadzra’uhu Al Qai’ (24), Hadits No. 719)

PENJELASAN SANAD/RAWI HADITS :

Hadist ini memiliki memiliki susunan sanad seperti berikut :

Abu I’esa At Tirmidzi à Muhammad bin Ubaid Al Muharibi à Abdurrahman bin Zaid bin Aslam à Abihi (bapaknya) à Atha’ bin Yasaar à Abi Said Al Khudri r.a.

Dalam susunan sanad tersebut rawi yang bernama “Abdurrahman bin Zaid bin Aslam” dilemahkan oleh ulama hadits. Imam Ahmad berkata : Dha’if, dia meriwayatkan hadits Munkar. Ibnu Ma’in menyebutkan : Laisa Haditsihi Bi Syai’in (haditsnya tidak dianggap).

Al Bukhari, Abu Hatim, An Nasa’I dan Abu Zur’ah mengatakan : ” Dha’if “. Ali Ibnul Madini dan Ibnu Sa’ad berkata ” Dha’if Jidan ” (sangat lemah). Abu Hatim menyebutnya ” Laisa Bil Qawi Fil Hadits ” (Tidak kuat didalam hadits). Ibnu Khuzaimah mengatakan : Ahli ilmu tidak berhujah dengan haditsnya karena jelek hafalannya.

As Saji menyebutnya : Munkarul Hadits. Al Hakim dan Abu Nuaim mengatakan : Dia meriwayatkan dari Bapaknya hadits-hadits Maudhu’ (palsu). (Baca Tahdzibut Tahdzib Juz 6, halaman 161-162).

Abu Dawud meriwayatkan hadits yang semakna dengan sanad yang berbeda :

عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لاَ يُفْطِرُ مَنْ قَاءَ وَلاَ مَنِ احْتَلَمَ وَلاَ مَنِ احْتَجَمَ ».

Artinya : Dari salah seorang sahabat Nabi s.a.w. Dia berkata : Telah bersabda Rasulullah s.a.w. : Tidak berbuka (batal puasa) orang yang Muntah, orang yang Ihtilam (mimpi hingga keluarkan sperma (mani) dan orang yang berbekam. (HR. Abu Dawud – Kitab Ash Shiyam : Bab – Ash Shaimu Yahtalim Naharan Fi Syahri Ramadhan, Hadits No. : 2376)

Susunan sanad hadits ini seperti berikut :

Abu Dawud As Sijistani à Muhammad bin Katsir à Sufyan à Zaid bin Aslam à Rajulin min Ashabihi à Rajulun min Ashabi Nabi s.a.w.

Karena dalam susunan sanad hadits ini ada rawi-rawi yang tidak disebutkan namanya yaitu “Rajulun min Ashabi Zaid bin Aslam” (salah seorang sahabat Zaid bin Aslam), maka hadits ini disebut “Mubham”, hadits Mubham tergolong hadits ” Dha’if “.

KESIMPULAN :

Hadits tentang Bekam dan Ihtilam Batalkan Puasa adalah Dha’if Laisa Bil Hujjah. Secara Syar’I, yang membatalkan puasa hanyalah, Makan, minum dan Jima’ (hubungan suami istri dising hari) Qur’an Surat Al Baqarah ayat 187.

About Klik Muhammadiyah

Situsweb Resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya @ Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Sutorejo 73-77 Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top