Minggu , Desember 17 2017
Breaking News
You are here: Home / Aktivitas Majelis / MENGHIDUPKAN KEMBALI RADIO MENTARI FM

MENGHIDUPKAN KEMBALI RADIO MENTARI FM

radio mentari FM

“Sobat dengar,.. Anda masih bersama kami di acara Mentari Cinta Qur’an dari 92,2 MENTARI FM, Radio Muslim Dinamis.. Tadi kita sudah menyimak bersa-ma lantunan merdu ayat-ayat Al-Qur’an da-ri pendengar kita, ibu Yuyun di Sidotopo, yang sudah bergabung di line telepon….”. Itulah sepenggal kalimat dari seorang pe-nyiar yang mengudara di radio komunitas milik PDM Surabaya, Mentari FM. Sudah 5 tahun radio dakwah ini tidak mengudara dikarenakan berbagai kendala, baik teknis maupun non teknis.

Namun kini ada upaya-upaya untuk menghidupkannya kembali sebagai corong syiar dakwah di udara. Niat itu ter-lontar dalam bahasan program unggulan pada Rapat Kerja Majelis Pustaka dan Infor-masi PDM Surabaya yang dilaksanakan di Pacet, pertengahan 2013 Februari lalu.

“Rekom dari KPID untuk Lembaga Penyiaran Komunitas kita sudah turun, se-langkah lagi IPP turun. Itulah yang melatar-belakangi niat Majelis kami untuk menghi-dupkan kembali Mentari FM” ungkap Drs. Fatkhurrochim, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PDM Surabaya bersemangat. “Jangan sampai kita kalah dengan radio lain yang tidak berijin tetapi berani bersiaran. Walaupun banyak rintangan, insyaAllah radio Mentari-FM akan kembali menguda-ra, tentunya kita akan meminta dukungan dari Amal Usaha Muhammadiyah yang ada di Surabaya” tegasnya. (Adit-RED).

About Klik Muhammadiyah

Situsweb Resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya @ Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Sutorejo 73-77 Surabaya

3 comments

  1. Mukhlis Fajar T

    Aslm Wr Wb
    Alhamdulillah,
    salam silaturrahmiim,
    mau tanya apakah kajian2 ahad pagi atau yg lainnya yg dari Persyarikatan diarsipkan(direkam),
    jika iya bisakah kami memintanya untuk kami siarkan di radio kami Radio Dakwah Muhammadiyah (RDM fm) Semin Gunungkidul, karena kami masih sangat minim materi2 kajian, terimakasih

  2. aulia rahman beberapa thn yg lalu…hehhe msh kcl….

  3. Alhamdulillah, walau baru radio kita sudah punya media.Ke depan kita butuh Televisi. Kalaupun belum punya sendiri, kita mungkin bisa coba untuk membuat program acara dakwah yg bisa dijual ke stasiun TV yang ada di Jatim. tentunya harus menariklah…khususnya bisa menarik iklan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top