Minggu , Desember 4 2016
Breaking News
You are here: Home / Aktivitas Cabang-Ranting / MILAD MUHAMMADIYAH UNTUK PENGUATAN CABANG DAN RANTING

MILAD MUHAMMADIYAH UNTUK PENGUATAN CABANG DAN RANTING

Milad Muhammadiyah tahun ini begitu special, karena berdasarkan kalender Hijriyah pada 8 Dzulhijjah 1433 H, Muhammadiyah berusia 103 tahun, sedang menurut kalender Miladiyah pada tanggal 18 November 2012 M, Muhammadiyah berusia 100 tahun, sehingga momentum ini sangat berarti khususnya bagi warga Persyarikatan beserta seluruh Organisasi Otonomnya dan Amal Usaha Muhammadiyah, mulai dari tingkat Pusat hingga diseluruh pelosok Cabang dan Ranting Muhammadiyah begitu bersemangat mensiarkan dakwah Islam melalui Gerakan Muhammadiyah.

Saat itu pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H yang bertepatan dengan  tanggal 18 November 1912 M, di Yogjakarta, KH. Ahmad Dahlan mendirikan organisasi Muhammadiyah sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawabnya melihat realitas yang ada waktu begitu memprihatinkan,  dimana pengamalan agama Islam sudah terkotori dengan berbagai bentuk tahayul, bid’ah dan churofat (TBC), sehingga umat terjebak dalam kehidupan taklid, jumud dan tidak berdaya; demikian juga dalam realitas sosial, ketika bangsa Indonesia masih dalam masa penjajahan, sehingga masyarakatnya terkungkung dengan kebodohan, dan kemiskinan sehingga jauh dari kesejahteraan dan kebahagiaan. Keterpurukan spiritual dan keterpurukan sosial merupakan wajah anak bangsa saat itu, sehingga melalui dakwah Muhammadiyah, mereka diajak untuk memahami ajaran Islam secara benar, sekaligus membangun kesadaran untuk ikhlas beramal guna mewujudkan kepedulian, menguatkan  persaudaraan serta meningkatkan kesejahteraan.

Saat ini Muhammadiyah sudah tersebar diseluruh Nusantara, ada 33 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah diseluruh Propinsi di Indonesia, ada 417 Pimpinan Daerah Muhamadiyah ditingkat Kota/Kabupaten, ada 3.221 Pimpinan Cabang Muhammadiyah ditingkat Kecamatan, dan ada 8.107 Pimpinan Ranting Muhamadiyah ditingkat Kelurahan; serta berbagai Amal Usaha Muhammadiyah  berupa TK / TPQ ada 4.623, SD / MI ada  2.064, SMP/MTs ada  1.772, SMA/SMK/ MA ada 1.143,  Pondok Pesantren ada 67, Perguruan Tinggi ada 172,  Rumah Sakit, Balai Pengobatan ada           457,  Panti Asuhan ada 554,  Masjid  ada 6.118,  Mushollah ada 5.080. Bahkan dakwah Islam melalui gerakan Muhammadiyah sudah memasuki dibeberapa Negara, diantaranya di : ASEAN, Jepang, Libya, Syiria, Mesir, Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Kanada, Belanda. Tentunya beberapa capaian ini tidaklah semudah membalikkan tangan kita, tetapi melalui perjuangan yang istiqomah, pengorbanan dengan penuh ke ikhlasan, serta adanya keteladanan dalam berakhlaqul karimah, sehingga masyarakat bisa menerima dakwah Islam, untuk bersama-sama dan bersinergi melakukan pencerahan peradaban. Dan dari beberapa capaian tersebut hendaknya terus ditingkatkan sebagai bentuk perwujudan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, sehingga keberadaan Muhammadiyah benar-benar memberikan solusi atas problematika kehidupan.

Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc, M.Ag, selaku Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam Tabligh Akbar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya pada hari Sabtu, 6 Oktober 2012 menyampaikan beberapa pandangannya khususnya bagi para kader Persyarikatan untuk memiliki 3 aspek, yaitu 1) Kepribadian, merupakan prasarat utama, dimana para kader hendaknya senantiasa menunjukkan kepribadian  seorang Islam, dimana gerakan Muhammadiyah memiliki ciri-ciri khusus, yaitu : selalu merujuk pada Al Qur’an dan Hadist, tidak memihak pada salah satu mahzab yang ada; Muhammadiyah sebagai gerakan Tajdid (Pembaharuan), yang menyangkut dua aspek , yaitu : Purifikasi (Pemurnian) dan Dinamisasi, sehingga gerakan Muhammadiyah secara teologis tetap terjaga kemurniannya, dan secara sosiologis  Muhammadiyah mampu memberikan terobosan-terobosan dakwah yang relevan dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat; Muhammadiyah merupakan Gerakan Amal, dari kesadaran agama Islam itulah akhirnya diwujudkan dan diamalkan dalam berbagai aspek kehidupan sehingga berdirilah berbagai Amal Usaha Muhammadiyah sebagai media dakwahnya. 2) Ke-Ilmuan, penguasaan Ilmu Pengetahuan harus terus dilakukan, agar para kader mampu memberikan kontribusinya atas permasalahan keumatan dan kebangsaan sesuai bidang ke-ilmuan yang dimilikinya 3) Kejuangan, berbagai aktifitas di Muhammadiyah merupakan bentuk perjuangan yang harus terus dimaksimalkan dengan penuh ke ikhlasan, karena tantangan saat ini berbeda dan lebih kompleks permasalahannya pada masa depan, sehingga semangat juang dalam menggerakkan roda organisasi merupakan pembelajaran dalam problem solving, karena kita mampu memecahkan permasalahan dan dinamika organisasi yang ada itulah akan menjadi bekal dalam kehidupan ke depan untuk tetap unggul dan berprestasi.

Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah, sebagai ujung tombak dakwah Muhammadiyah di masyarakat  hendaknya bisa berperan secara aktif memberikan dakwah pencerahan, meningkatkan kesejahteraan dengan pemberdayan serta menguatkan persatuan guna memaksimalkan capaian tujuan gerakan dakwah Muhammadiyah, sebagai bentuk perwujudan nilai-nilai ibadah. Akhirnya selamat Milad Muhammadiyah, dan teruskan perjuangan Muhammadiyah untuk pencerahan peradaban dan pemberdayaan untuk meraih kesejahteraan. (Andi/RED)

About Klik Muhammadiyah

Situsweb Resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya @ Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Sutorejo 73-77 Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top