Jumat , Desember 15 2017
Breaking News
You are here: Home / Update / PROSES KEMATIAN SECARA MEDIS

PROSES KEMATIAN SECARA MEDIS

Proses kematian dan hancurnya tubuh kita.

  • Sesaat sebelum kematian, Kita akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Kita akan merasakan dingin di telinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi (mengecil)
  • 0 menit. Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply O2
  • 1 menit. Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa ijin.
  • 3 menit. Sel-sel otak mati secara masal. Saat ini, otak benar-benar berhenti berpikir.
  • 4-5 menit. Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan bola mata.
  • 7-9 menit. Sinyal apapun yang dikirim ke otak mulai berhenti.
  • 1-4 jam. Rigor Mortis, suatu fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku. Rambut berdiri sehingga terkesan rambut tetap tumbuh setelah mati.
  • 4-6 jam. Rigor Mortis terus berlanjut. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.
  • 6 jam. Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran organ tubuh masih berjalan.
  • 8 jam. Suhu tubuh menurun drastis.
  • 24-72 jam. Isi perut membusuk oleh mikroba dan pancreas mulai menghancurkan (mencerna) dirinya sendiri.
  • 36-48 jam. Rigor Mortis berhenti, tubuh akan lentur, selentur ballerina.
  • 3-5 hari. Pembusukan yang terjadi mengakibatkan luka dalam skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.
  • 8-10 hari. Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan proses pembusukan darah.
  • Beberapa minggu. Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.
  • 1 bulan. Kulit mulai melumer dan membubur.
  • 1 tahun. Tidak ada lagi yg tersisa dari tubuh kita.

About Klik Muhammadiyah

Situsweb Resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya @ Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Sutorejo 73-77 Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top