Jumat , Desember 15 2017
Breaking News
You are here: Home / Pengetahuan Islam / Sabda Nabi tentang Isteri Shalihah

Sabda Nabi tentang Isteri Shalihah

Sudah selayaknya bagi pemilik rumah agar memilih istri yang shalihah untuknya.

sabda nabi tentang isteri shalihah | muhammadiyah surabaya

Diantara syaratnya sebagai berikut:

1. Baik agamanya

تنكح المرأة لأربع: لمالها، ولحسبها، ولجملها، ولدينها، فاظفر بذات الدين تربت يداك

“Wanita dinikahi karena empat hal. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah karena agamanya niscaya engkau akan beruntung.” (Muttafaqun Alaih)

2. Shalihah

الدنيا كلها متاع، وخير متاع الدنيا المرأة الصالحة

“Seluruh dunia ini adalah perhiasan. Dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri shalihah.” (HR. Muslim 1468)

3. Beriman dan membantu suaminya untuk meraih akhirat

ليتخذ أحدكم قلبًا شاكرًا، ولسانًا ذاكرًا، وزوجة مؤمنة تعينه على أمر الآخرة

“Agar seorang diantara kalian menjadikan hati yang selalu bersyukur, lisan yang selalu berdzikir dan memilih istri beriman yang membantunya dalam urusan akherat.” (HR. Ahmad 5/282, At Tirmidzi, Ibnu Majah dari Tsauban, Sahihul Jami’ No. 5231)

Dalam riwayat lain berbunyi,

صالحة تعينك على أمر دنياك ودينك خير ما اكتنز الناس

“Istri shalihah yang membantumu dalam urusan dunia dan urusan agamamu itu lebih baik dari harta yang dikumpulkan manusia.” (HR. Baihaqi, Shahihul Jami’ 4285)

4. Penyayang dan Subur

تزوجوا الودود الولود إني مكاثر بكم الأنبياء يوم القيامة

“Nikahilah wanita penyayang lagi subur. Sungguh aku banggakan jumlah kalian yang banyak dihadapan para Nabi kelak di hari kiamat.” (HR. Ahmad, hadits shahih. Al Irwa’ 6/195)

5. Masih Gadis

عليكم بالأبكار فإنهن أنتق رحمًا، وأعذب أفواهًا، وأرضى باليسير

“Nikahilah wanita gadis karena mereka lebih subur dan penyayang, lebih segar bau mulutnya dan lebih ridha dengan yang sedikit.”

Dalam riwayat lain,

وأقل خبا

“Dan sedikit berbohong.” (HR. Ibnu Majah. As Silsilah Ash Shahihah 623)

Wanita shalihah adalah salah satu dari empat sumber kebahagian. Begitupula sebaliknya wanita suu’ (jelek) adalah salah satu dari empat sumber kesengsaraan. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih,

فمن السعادة: المرأة الصالحة تراها فتعجبك، وتغيب عنا فتأمنها على نفسها ومالك، ومن السقاء: المرأة التي تراها فتسوؤك، وتحمل لسانها عليك، وإن غبت عنها لم تأمنها على نفسها ومالك

“Diantara bentuk kebahagiaan adalah memiliki istri shalihah jika engkau memandangnya akan membuatmu senang, jika engkau pergi meninggalkannya ia akan menjaga diri dan hartamu. Diantara bentuk kesengsaraan adalah istri jelek jika engkau memandangnya membuatmu sebal dan bicaranya lebih banyak darimu, jika engkau pergi meninggalkannya, dia tidak bisa menjaga diri dan hartamu.” (HR. Ibnu Hibban, dan dishahihkan al-Albani)

Sebaliknya, sangat penting mencari informasi tentang pelamar yang datang meminang seorang wanita muslimah. Hendaknya pinangannya diterima jika sesuai ketentuan berikut:

إذا أتاكم من ترضون دينه وخلقه فزوجوه، إلا تفعلوا تكن فتنة في الأرض وفساد عريض

“Jika datang laki-laki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya maka nikahkanlah ia (dengan putrimu), jika tidak kalian lakukan niscaya akan timbul fitnah di muka bumi dan kerusakan yang luas.”

Tentunya semua perkara di atas harus dilakuakan dengan pertanyaan yang baik, pengawasan penilitian, pengumpulan informasi, mengambil berita dari sumber terpercaya, sehinga kelak rumah tangganya kelak tidak rusak dan hancur.

Laki-laki shalih bersama wanita shalihah keduanya membangun rumah tangga yang shalih. Karena negeri yang baik akan terwujud dari rumah tangga yang baik, dengan ijin Allah. Negeri yang buruk akan terwujud dari rumah tangga yang jelek.

Sumber: “Arba’uuna Nashiihatin Li Ishlaahil Buyuut” karya Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid hafidzahullah

About Klik Muhammadiyah

Situsweb Resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya @ Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Sutorejo 73-77 Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top